Flooring
Pekerjaan FLOORING adalah pekerjaan pelapisan permukaan pada lantai beton, menggunakan material epoxy atau Polyurethane.
Aplikasi dapat dilakukan dengan sistem pelapisan (t: 200-500 mikron), self smoothing (t: 1-2 mm) atau sistem mortar screeding (t: 4-5 mm) sesuai dengan kegunaannya
FLAT FLOOR SYSTEM
Pekerjaan FLAT FLOOR SYSTEM adalah pekerjaan perataan permukaan lantai beton yang dilakukan pada saat bersamaan dengan waktu pengecoran berlangsung, dengan menggunakan alat SCREEDER yang kemudian diikuti dengan penaburan material Floor Hardener sesuai dengan konsumsi yang sudah ditentukan (3-5 kg/m2) dan setelah itu permukaan di-finish dengan menggunakan mesin trowel.
KEGUNAAN
Untuk lantai pabrik atau gudang dengan susunan rak tempat penyimpanan barang (pallet rack/storage rack) yang tinggi dan terlebih lagi apabila jalan antara rak yang cukup sempit
Dengan lantai FLAT FLOOR maka forklift saat beroperasi akan tetap dalam kondisi stabil.
EPOXY FLOORING
Pekerjaan flooring adalah pekerjaan pelapisan permukaan pada antai beton, menggunakan material epocy atau PU / Polyurethane.
Aplikasi dapat dilakukan dengan sistem pelapisan (t: 200-500 mikron). Self smoothing (t: 1-2 mm) atau sistem mortar screeding (t: 4-5 mm) sesuai dengan kegunaannya.
KEGUNAAN
Lantai dengan sistem aplikasi pelapisan (t: 200-500 mikron), umumnya digunakan untuk lantai laboratorium, dapur, laundry, dan lantai parker.
Lantai dengan sistem aplikasi self-smoothing (t: 1-2 mm), umunya digunakan untuk lantai pengolahan makanna, manufaktur, rumah sakit, showroom, dan lantai studio.
Lantai dengan sistem aplikasi mortir screeding (t: 4-5 mm), umunya digunakan untuk lantai yang membutuhkan ketahanan fisik dan mekanis seperti lantai gudang tempat penyimpanan alat berat